Memakai celana dalam tentunya sudah menjadi hal yang wajib. Namun, ada dampak buruk jarang mengganti celana dalam. Apa saja yang akan terjadi jika kamu malas nih?

Mengenakan celana dalam sudah menjadi kewajiban yang dilakukan setiap hari. Tentunya penting untuk selalu menjaga kebersihan tubuh, tak terkecuali bagian intim. Salah satu hal paling mudah yang bisa kamu lakukan untuk menjaga kebersihan bagian intim ini dengan rajin mengganti celana dalam. Jika kamu jarang mengganti celana dalam, maka berbagai masalah akan dapat timbul. Lalu, apa saja sih dampak buruk jarang mengganti celana dalam yang akan kamu alami?

freepik.com
  1. Rasa Gatal pada Kulit

Bakteri pada celana dalam akan terkena pada bagian kulit vagina. Hal ini dapat menimbulkan rasa gatal yang mengganggu hingga iritasi. Karena celana dalam tidak kunjung diganti maka tak heran jika bakteri akan banyak bersarang pada kulit.

  1. Muncul Ruam pada Kulit

Akibat kulit gatal tentunya kamu akan menggaruk bagian tersebut. Hal ini akan menyebabkan ruam pada kulit vagina muncul. Semakin kamu jarang mengganti celana dalam, maka ruam akan semakin parah.

  1. Kutu pada Rambut Miss V

Kutu tidak hanya berada di kepala, kutu juga bisa muncul di bagian organ intim. Kalau kutu bersarang di area miss V, tidak hanya gatal yang akan dialami tetapi infeksi parah juga bisa terjadi.

  1. Bau Tidak Sedap

Jamur dan bakteri yang berkumpul akan menciptakan bau yang tidak sedap. Jika kamu mengalami keputihan, maka bau yang muncul akan semakin tajam dan menyengat.

  1. Infeksi Jamur

Kalau kamu malas mengganti celana dalam, infeksi dapat menyerang organ intimmu. Kondisi organ intim yang lembap disertai banyak kuman dan bakteri di celana dalam. Kondisi organ intim yang lembap disertai banyaknya bakteri dan kuman di celana dalam akan membuat jamur berkembang dengan baik.