Salah satu blogger cantik bernama Nindy menulis review mengenai product Holy Lip Series dari Looke Cosmetics. Seperti apa sih produk yang tengah digandrungi banyak wanita ini?

Brand lokal semakin hari semakin besar dan tidak bisa dianggap remeh. Hampir semua orang yang tertarik untuk mencoba kosmetik baru dan brand lokal pun menjadi sasaran. Kali ini Dinny, seorang blogger asal Surabaya mencoba Holy Lip Series dari Looke Cosmetics. Produk ini diklaim sebagai produk lokal yang cruelty free, vegan, dan halal. Bahkan sudah terdaftar di PETA.org sebagai bukti bahwa produk ini tidak diujicoba ke hewan. Lalu, seperti apa sih penampakannya? Simak di bawah yuk!

  1. Packaging yang Elegan

Tampilan kemasan dan botol produk Holy Lip Creme ini dikemas dengan cantik bahkan kesan produk ini sangat exclusive. Dengan box tebal dan didesain dengan unik, membuka kemasannya dari sisi depan meski biasanya kemasan lipstik dibuka dari atas atau bawah.

Botol tube kemasan Holy Lip Creme juga eksklusif, bahan material yang dipakai tidak terasa murahan. Botolnya transparan jadi isi produk dan warna produk juga terlihat dari luar. Tutup botol produk lipstick ini terlihat berbobot dengan pegangan seperti besi yang agak berat. Warnanya yang unik terlihat mirip kemasan lipstick merk high end asal USA.

Bentuk wand applicator lipstick ini doe foot alias ujung yang berbentuk miring. Bentuk yang demikian ini memudahkan penggunanya ketika memulaskan di permukaan bibir serta menjangkau area yang sempit. Puff nya juga empuk sehingga aplikator terasa nyaman digunakan. Ukurannya tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil, mudah dikeluarkan dari kemasan dan cukup nyaman digunakan untuk memulaskan produk.

  1. Holy Lip Series

Varian Holy Lip Creme terdiri dari 4 shade dengan tema besar yang sama yaitu nude. Gradasi warnanya hampir mirip satu sama lain, kecoklatan yang modern sehingga dapat dipakai sebagai daily look.

Warna-warna varian lip cream-nya terdiri dari:

  • Hebe – kategori warna nude yang merupakan warna peach muda gitu. Cocok digunakan untuk tampilan natural sehari-hari.
  • Irene – masih kategori warna nude, warna ini seperti kakaknya si Hebe—warna peach versi yang sedikit lebih tua dan ada hint warna pink-nya.
  • Thalia – warna pink cenderung cerah. Tidak membuat wajah menjadi pucat, warnanya segar dengan warm undertone dan a hint of peach.
  • Gaia – warna nude tertua di antara yang lainnya. Warna ini seperti warna terracotta. Coklat, ada hint merahnya dan warm undertone.

Untuk warna Holy Lip Polish baru ada 1 warna saja yaitu Luna yang merupakan warna pink muda dengan cool tone dan sheer coverage. Jika diperhatikan lebih dekat, lip gloss ini ada butiran glitter halus. Glitter ini yang membuat bibir menjadi lebih shiny ketika terpapar cahaya.

  1. Daya Tahan Holy Lip Series

Kualitas pigmentasi dan coverage up cream pada produk ini sangat bagus. Warna langsung rata dan mampu menutup warna asli bibir dengan baik. Teksturnya cenderung kental dan tidak terlalu encer. Semakin rich konsistensi suatu liquid lip maka semakin baik pigmentasi dan coveragenya.

Beberapa kali menggunakan Holy Lip Cream ini, Nindy merasa bahwa produk ini berbeda dengan yang lainnya. Nindy mengungkapkan bahwa Holy Lip Creme ini punya daya tahan yang cukup baik. Dikenakan dari jam 8 pagi sampai 6 malam, warna yang pudar hanya bagian dalam saja. Saat makan dan minum, lipstick ini hampir tidak pudar sama sekali.

Itu dia kelebihan Holy Lip Creme dari Looke Cosmetics, jika kamu masih penasaran dengan review lengkapnya. Kamu bisa kunjungi blog Nindy di sini.