Kandungan dalam kosmetik tentunya bermacam-macam. Ternyata ada kandungan berbahaya pada kosmetik. Apa saja sih? Yuk, simak!

pxhere.com

Kosmetik adalah produk yang terbuat dari berbagai macam bahan kimia. Nah, ternyata tidak sedikit kosmetik yang masih memiliki bahan kimia berbahaya yang terkandung di dalamnya. Bahan kimia yang hanya diperbolehkan penggunaannya dalam kadar tertentu ini dapat mengancam kesehatan kamu jika digunakan dalam jangka waktu yang lama. Lalu apa saja sih kandungan berbahaya pada kosmetik? Simak penjelasannya di bawah ini, ya.

  1. Sulfat

Sodium lauryl sulfates atau SLS yang biasa disebut sulfat adalah bahan pembersih yang dapat mengangkat minyak dan kotoran. Ada lebih dari 100 varian SLS, dari mulai yang sintetis hingga yang alami seperti minyak kelapa atau minyak sawit. SLS pun dapat pula berasal dari belerang atau produk berbahan dasar petroleum.

Bahan kimia ini biasanya ditemukan dalam kandungan shampo atau shower gel yang biasa ada di pasaran. Sulfat memiliki kadar bahaya yang lebih tinggi, baik untuk manusia dan lingkungan. Selain menyebabkan iritasi pada kulit, sulfat juga bisa mencemari lingkungan perairan dan berpotensi tinggi terakumulasi dalam tubuh ikan. Ini berarti jika ikan yang telah teracuni dikonsumsi manusia akan mengancam kesehatan tubuh juga.

  1. Paraben

Paraben adalah pengawet yang sering ditemukan dalam banyak produk kecantikan. Bahan kimia yang satu ini mudah diserap oleh kulit tapi memiliki potensi mengganggu fungsi hormon dan telah dikatikan dengan kanker payudara.

Sebaiknya, kamu cari produk yang berlabel “bebas paraben,” dan pelajari daftar bahan yang terkandung di dalam produk dengan hati-hati, karena pengawet ini dapat terdaftar dengan nama yang berbeda, termasuk “methylparaben” atau “propil paraben.”

  1. Aluminium

Aluminium sering ditemukan pada produk antiperspiran, deodoran, lipstik, dan riasan mata. Kandungan aluminium ini dapat berisiko menyebabkan kanker dan masalah neurologis atau yang berhubungan dengan urat saraf.

Aluminium dalam deodoran juga diserap oleh kulit dan bisa menyebabkan penyakit alzheimer. Bahkaran risikonya lebih tinggi pada wanita yang menggunakan deodoran setelah mencukur karena dapat meningkatkan proses penyerapan aluminum dan bahan kimia lainnya.

  1. Phthalates

Phthalates biasanya digunakan sebagai pewangi pada produk kecantikan. Penelitian menunjukkan zat ini dapat mengganggu hormon selama periode kritis perkembangan manusia seperti perkembangan bayi dalam rahim. Jika kamu kesulitan mengidentifikasi produk yang mengandung bahan berbahaya seperti phthalates, kamu bisa mengunduh aplikasi pada smartphone dengan memindai kode bar produk.

  1. Talc

Talc adalah bedak mineral yang terbuat dari magnesium, silicon, hidrogen dan oksigen. Talk biasanya ditemukan dalam bedak wajah dan eye shadows. Kontroversi: Talc yang tidak dimurnikan diklaim dapat terkontaminasi asbestos, yang dikenal bersifat karsinogen. Sebagian besar penelitian tentang bedak bedak bebas asbes tidak meyakinkan, namun beberapa penelitian menunjukkan adanya sedikit kaitan antara keterpaparan rutin dan beberapa jenis kanker, yaitu ovarium, paru-paru, dan rahim.

Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa kandungan kimia di atas dalam produk kosmetik dapat menyebabkan iritasi, terutama bagi kamu yang memiliki kulit sensitif. Namun, jangan khawatir, rangkaian produk Holy Lip Series dari Looke Cosmetics sama sekali tidak mengandung sulfat dan bahan-bahan berbahaya lain yang dapat menyebabkan iritasi.