Cyberbullying adalah jenis bullying yang terjadi di dunia maya. Ternyata ada banyak jenis-jenis cyberbullying. Maka dari itu kamu perlu mengenalinya dari sekarang.

Cyberbullying adalah tipe bullying atau perundungan yang terjadi melalui dunia maya atau sosial media. Siapa saja bisa menjadi korbannya, tidak peduli umur atau latar belakang. Bahkan kamu juga bisa menjadi salah satu korbannya. Ada banyak jenis-jenis cyberbullying dan kamu perlu mengenalinya agar tidak menjadi salah satu pelaku atau korban.

pexels.com
  1. Pelecehan

Bentuk bullying yang satu ini bisa berupa pengiriman pesan-pesan penuh pelecehan seperti bernada seksual atau lainnya kepada korban atau suatu kelompok. Bentuk bullying ini sangat berdampak buruk pada kesehatan mental korban.

  1. Cyberstalking

Penguntit tipe ini sangat berbahaya karena penguntit akan mengintip dan mengikuti seluruh aktivitas online korbannya di email maupun media sosial. Beberapa kasus terlihat pada orang dewasa yang mengincar korban anak-anak untuk tujuan pelecehan seksual.

  1. Trolling

Trolling adalah kegiatan memposting tulisan atau pesan menghasut tentang korban dan seringkali tidak relevan dengan topik yang dibicarakan di komunitas online. Tujuan dari trolling ini adalah memprovokasi dan memancing emosi para pengguna Internet lainnya terhadap korban.

  1. Dissing

Cyberbullying jenis ini berbentuk pengiriman informasi yang buruk sekali mengenai korban untuk merusak reputasi dan persahabatan. Termasuk pengiriman foto hasil editing, screenshot, atau video secara online.

  1. Trickery

Pelaku trickery memanfaatkan kepercayaan korban sampai korban menceritakan hal-hal rahasia lalu memposting ke dunia maya. Awalnya pelaku akan berteman dengan korban lalu merebut kepercayaannya sebelum mengirimkan informasi rahasia ke publik.

Baca Juga : Dampak Buruk Media Sosial pada Kesehatan Mental yang Perlu Diwaspadai 

  1. Profil Palsu

Profil palsu biasanya diciptakan seseorang yang menyembunyikan identitas asli dengan tujuan membully korbannya. Biasanya pelaku juga menggunakan akun atau email orang lain untuk melakukannya.

  1. Frapping

Frapping adalah tindakan mencuri masuk ke akun media sosial korban dan memposting konten tidak pantas seakan-akan korban yang melakukannya. Perlu diingat bahwa apapun yang diposting di Internet tidak akan pernah benar-benar hilang meski sudah menghapusnya.

  1. Exclusion

Exclusion biasa dikenal dengan pengucilan, hal ini bisa terjadi dalam berbagai cara. Korban akan dikucilkan dari pergaulan online, kelompok atau grup di media sosial. Sebagai contoh ada seorang anak yang dikucilkan karena tidak punya gadget terbaru.

Beberapa jenis cyberbullying di atas harus kamu waspadai dari sekarang, ya. Jangan sampai kamu menjadi korban bahkan pelaku dalam tindakan cyberbullying ini. Karena hal ini sangat berdampak pada kesehatan mental korban.